headhead> Bersih-Bersih Kampung Oleh Peserta Pendidikan Kader Ulama MUI Bogor Angkatan Ke XII -->

Bersih-Bersih Kampung Oleh Peserta Pendidikan Kader Ulama MUI Bogor Angkatan Ke XII

author

suara peradilan news

Share Post




Bogor,www.suarapendidikanjawabarat.com- Hari ini (28/10) mahasiswa Pendidikan Kaderisasi Ulama Majelis Ulama Indonesia mendatangi Desa Parigi Mekar, Kecamatan Ciseeng. Hal tersebut tidak lain sebagai wujud rutinitas mahasiswa setiap tahunnya untuk mengetahui keadaan masyarakat Kabupaten Bogor.

Disampaikan oleh Ketua Alumni PKU Saepudin Mukhtar bahwa Kecamatan Ciseeng dijadikan destinasi Kegiatan Ramah Lingkungan (KRL) kali ini karena Kecamatan ini terkenal sebagai minapolitan berskala nasional maupun internasional.



“Saat ini, kalau kita ingin mencari ikan hias dimanapun di negara ini, bahkan di Asia Tenggara, pasti rujukannya ya Ciseeng” papar pria yang kerap disapa Gus Udin tersebut.

Kemudian dijelaskan pula oleh kepala desa setempat Abdullah Fatoni, bahwa sulit untuk merubah pola pikir masyarakat khususnya selama 12 tahun ini, hal tersebut dipengaruhi oleh tingkat ekonomi dan pendidikan warganya.

“Kalau disini, terkadang kami sudah instruksikan dan sudah membersihkan lingkungan, sorenya warga membawa pulang lagi rumput dari sawah” tegas pria yang juga merupakan alumni Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung tersebut.

Di tengah acara, Prof., Dr,. Kamir Raziudin Brata., M.Sc selaku pencetus lubang resapan biopori memberikan kuliah singkat tentang proses kehidupan didalam tanah, juga kesalahan yang muncul disaat ingin membuat lubang resapan.

Di akhir kegiatan, seluruh mahasiswa Pendidikan Kader Ulama disebar ke sekitar wilayah tersebut, untuk membuat lubang resapan biopori dan pembersihan umum.


Jajang Muslih sebagai salah satu mahasiswa Pendidikan Kaderisasi Ulama utusan Dinas Pendidikan Jawa Barat yang ikut serta dalam kegiatan tersebut merasa bangga dan senang untuk turut andil dan bersinergi dengan masyarakat. “Semoga kegiatan ini menjadi penyambung silaturahmi antar kami dan masyarakat Kabupaten Bogor” ujar pria tersebut.(Sp- Jabar).