headhead> Penilik Himpaudi Keluhkan Minimnya Dana BOP -->

Penilik Himpaudi Keluhkan Minimnya Dana BOP

author

suara peradilan news

Share Post


Sp-Jabar ,Garut-Bapak Encang penilik Himpaudi  kecamatan pakenjeng keluhkan minimnya dana BOP  saat ditemui di ruang kerjanya ,jumat 30/11/2018 , kami membawahi  67   Lembaga dibagi menjadi 3 kategori :Kelompok Bermain ,Taman Kanak-kanak ,Satuan Paud  Sejenis  
Berbicara  kwalitas  pendidikan   tentunya  erat  kaitannya  dengan sumber daya manusianya  dan ditopang  dengan pendanaan yang memadai ,karena  pendidikan sangat  penting dimulai sejak dini 

Untuk tutor saat ini harus sudah S1 ,kebijakan ini tentu patut di apresiasi , salah satu upaya pemerintah  menaikan kwalitas pendidikan , namun kita juga kesulitan terutama kepala sekolah bagaimana  bisa memberikan  upah dan penghargaan yang layak terhadap para guru-gurunya .
 
Pemerintah memang sudah memberikan dana BOP( bantuan operasional  pendidikan ) , namun saya rasa masih kurang maksimal  judul nya saja bantuan tentu yang namanya  bantuan sifatnya  hanya tambahan saja bukan yang  utama.


Wakil kepala himpaudi dan KKP (koordinator Kepala Paud) ,bapak abdurahman  laka S.Sos menyampaikan  bahwa betul apa yang dikatakan penilik tentang dana BOP masih belum maksimal , dalam waktu setahun sekali senilai  enam ratus ribu rupiah per-siswa.


Kami  sudah  bentuk tim untuk  menyelenggarakan setiap kegiatan dan mengatur  bagaimana aktivitas lembaga dan anggaran bisa dimaksimalkan walaupun secara hitung –hitungan  masih minim, idealnya kita  berharap BOP bisa setahun dua kali .

Namun walaupun masih terbatasnya dana anggaran kami akan tetap melakukan monitoring dan evaluasi bagaimana lembaga-lembaga tersebut mengaplikasikan anggaran dan melakukan kegiatan harus dipastikan sesuai mekanisme yang sudah ditetapkan,pungkasnya.(Sp-Jabar).