headhead> PROGRAM LKP4M BISA DIJADIKAN PROGRAM PENGEMBANGAN INOVASI DESA (PPID) -->

PROGRAM LKP4M BISA DIJADIKAN PROGRAM PENGEMBANGAN INOVASI DESA (PPID)

author

ihsan

Share Post
Audiensi LKP4M dengan DPMD Banten

Banten, 12 Januari 2019. SP Jabar.  Lembaga Kepemanduan Perencanàan dan Pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat (LKP4M) LKS AL Hikmah Banten melakukan audensi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Propinsi Banten pada hari jum'at tanggal 11 Januari 2019 bertempat di ruang kerja Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa langsung dengan Ibu Teti Elwati, S.Sos, M.Si. dihadiri pula oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Dra. Yeni dan Staf Satker P3MD Budi Setiawan, ST.

Pada kesempatan itu ketua LKP4M Agus Fari Sukarwan, SP yang didampingi oleh sekretaris Sumarna, SP, MM dan bendahara H.Ali Hasan Saputra, SP, MM memaparkan program-program LKP4M secara visual yang sudah dan sedang dilaksanakan secara swadaya di desa mekarmanik dan cibarani kab.lebak banten.

Ketua LKP4M menjelaskan bahwa "Lembaganya yang merupakan lembaga kepemanduan dalam pemberdayaan masyarakat ini dilakukan melalui pelatihan-pelatihan, tim LKP4M berperan sebagai pemandu dimana tugasnya lebih berat daripada seorang pelatih atau instruktur karena peran pemandu mesti memotivasi masyarakat dari yang tidak mau menjadi mau.

Dalam pelaksanannya pemandu berperan menuntun, mengarahkan, membentuk kesempatan kepada masyarakat untuk belajar dan melakukan segalanya sendiri melalui praktek, diskusi, dan presentasi agar masyarakat terampil dan mandiri sehingga dapat mencapai tujuan sesuai perencanaan.

Lebih jauh ketua LKP4M menjelaskan bahwa dalam memberdayakan masyarakat ini timnya menggunakan pendekatan pendidikan orang dewasa peran seorang pemandu bukanlah seperti seorang guru, sebagaimana pernyataan Albert Einstein " Aku tidak pernah mengajar murid-muridku, Aku hanya membentuk kesempatan kepada mereka untuk dapat melakukan segalanya sendiri".

Cara ini memang cocok untuk pemberdayaan masyarakat karena masyarakat yang sekalipun punya perbedaan latar belakang seperti perbedaan pengalaman dan pendidikan, cara ini bisa diterima oleh mereka dan sangat cocok sebagai metode belajar mereka.

Dalam memberdayakan masyarakat ini LKP4M mengembangkan perencanaan dari bawah ( buttom up planning ) dimana masyarakat diperankan sebagai subyek yaitu sebagai perencana, pelaksana dan pengevaluasi program-program yang mereka kehendaki dalam pelaksanaannya masyarakat berperan secara aktif guna mencapai tujuan mereka.

Pada kesempatan audiensi itu disampaikan  pula kegiatan-kegiatan lain yang dilakukan oleh LKP4M bahwa selain memberdayakan masyarakat desa dan perkotaan juga  memberikan pelatihan-pelatihan praktis seperti pelatihan berbagai jenis budidaya tanaman sayuran dan tanaman padi, pembuatan pupuk kompos, pengolahan hasil pertanian, dan pembuatan kue.

LKP4M  bernaung di bawah Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Al Hikmah yang mempunyai garapan program aksi LKP4M, LKSA Yatim Dhuafa, Relawan Bantu Bencana (REBANA), dan PMKS, sedangkan bentuk program sosiopreanur  yaitu; Rumah Aplikasi Kreatif (RAK), Warung Kita.

Dalammkesempatan audiensi ini Kepala Bidang PMD tertarik dengan program LKP4M, Beliau mengatakan, "Ini cara yang bagus dalam memberdayakan masyarakat desa dan bisa dijadikan Program Pengembangan Inovasi Desa ( PPID)." Bahkan beliau menyayangkan jika desa-desa tidak memanfaatkan keberadaan LKP4M untuk memberdayakan masyarakat desa.

Dengan model pemberdayaan yang diterapkan LKP4M yang diawali dengan TOT perencanaan program bagi Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) dan dengan melakukan praktek-praktek lapangan ini akan menjadikan masyarakat cepat berdaya di desa sendiri.

Hasil perencanaan program masyarakat di desa-desa bukan saja bisa dijadikan bahan untuk membuat RPJMDes bagi kepala desa yang baru, tapi bisa juga dijadikan bahan untuk kepala desa yang lama. Kecuali itu menurut Kabid PMD bahwa tim LKP4M ini bisa menjadi tim praktisi bagi DPMD. Beliau menitipkan kepada Pa Budi Setiawan sebagai staf Satker P3MD untuk memasukkan tim LKP4M sebagai narasumber dalam kegiatan2 yang dilaksanakan oleh DPMD.

Dalam hal ini Pa Budi sendiri sangat setuju bahkan beliau menyarankan kepada LKP4M apabila mengadakan audiensi dengan DPMD kabupaten hendaknya menyerahkan profil LKP4M agar bisa dimasukkan ke directory P2KTD. (Akmal banten)