headhead> Kepala Dinas Pendidikan Kab.Bandung Membuka Acara Giat Sosialisasi USBN dan UN SMP Tahun 2019 -->

Kepala Dinas Pendidikan Kab.Bandung Membuka Acara Giat Sosialisasi USBN dan UN SMP Tahun 2019

author

ihsan

Share Post
Kadisdik Sedang Membina Para Kepala Sekolah 
dan Membuka Sosialissi USBN dan UN

Bandung, 18 Pebruari 2019. Sosialisasi USBN dan UN ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kabid SMP, Kasie Kurikulum dan koordinator wilayah TK SD Disdik Kab Bandung. Dalam kesempatan Membuka Acara Sosialisasi USBN ini sekaligus memberikan pembinaan kepada para kepala sekolah SMP se-kabupaten Bandung.

Fokus pendidikan pada pembangunan karakter yang didalamnya ada kejujuran, kepribadian, sopan santun, kedisiplinan sehingga mesti dipastikan tidak ada istilah  kebocoran soal saat melaksanakann USBN.

Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) merupakan peniaian oleh pendidik di setiap satuan pendidikan atau disebut juga sebagai ujian internal sekolah sehingga secara konteks pelaksanaanya murni kewenangan sekolah.

Ujian Nasional merupakan ujian yang diakukan oleh eksternal dalam hal ini adalah pemerintah sebagai tolak ukur perkembangan mutu pendidikan secara nasional.

Dalam pelaksanaan ujian tahun 2018/2019 ini sudah tidak boleh lagi terjadi kebocoran soal dikarenakan pelaksanaan UN tidak berbasis pensil kertas lagi.

Dalam pelaksanaan UNBK seyogyanya sekolah bisa memanfaatkan potensi internal dan eksternal sehingga pihak sekolah bisa bekerjasama dengan SMA/SMK untuk memakai fasilitas komputernya bisa juga menghadirkan orang tua siswa agar bisa meminjamkan laptop/komputer di rumahnya masing-masing.

Sedangkan hal yang berhubungan dengan PPDB masih berbasis zonasi sehingga segera mesti disusun konsep zonasi oleh Dinas, MKKS dan Koordinator serta bisa menghadirkan pihak ketiga seperti media, Dewan Pendidikan.

Sehingga ke depan tidak ada lagi pemaksaan untuk menyekolahkan anak di sekolah negri tertentu apabika semua sekolah negri bisa berpegang kepada peraturan yang ada.

Semua sekolah harus memiliki visi sekolah yang mengadaptasi pada visi pendidikan, pemerintahan daerah dan pemerintahan Pusat (Nasional) Kepala Dinas Pendidikan Dr. H. Juhana, M.MPd. mengungkapkan "kenapa sekolah mesti memiliki visi sekolahnya dan sekurang-kurangnya ada 4 alasan kenapa sekolah mesti membuat visi:
1. Langkah sepak terjang akan terarah
2. Bisa memanej perbedaan sehingga menjadi harmonis dan bersinergi
3. Ada harapan untuk berkembang dan maju
4. Adanya motivasi instrinsik yang kuat."

Para Kepsek Peserta Sosialisasi USBN dan UN

Maman Sudrajat., S.Pd. M.Si. mengatakan bahwa "Sekolah seyogyanya menjadi tempat mengembangkan logika, etika, maupun estetika bukan menjadi tempat munculnya permasalahan."

Pelaksanaan UNBK tingkat SMP di Kab Bandung baru mencapai 68% sedangkan target Nasional adalah  85% sedangkan 17% lagi mesti dituntaskan tahun 2020. Sedangkan Gugus MKKS yang sudah 100 % Sekolahnya melaksanakan UNBK salah satunya adalah gugus 1." Pungkas Kabid SMP di akhir sambutannya.

Program Seksi kurikulum di antaranya : Olimpiade Guru Nasuonal (OGN), Sosialisasi UNBK, tgl 21-22 penyusunan soal USBN  berstandar nasional , pelaksanaan USBN tanggal 25-30 maret, pada tanggal 6 maret 2019 pentas PAI, OSN (IPA,IPS, Matematika dan IPA) 16 Maret 2019 Naskah soal dari Pusat, Sosialisasi PPDB 2019-2020 bulan April 2019, O2SN April 2019, Gala siswa Indonesia Minggu ke 3 April 2019, FLSN Juni 2019, Duta Sanitasi, Bintek Persiapan Akreditasi, Penguatan Pendidikan Karakter, Pembinaan Inklusif, Bintek PKs Kurikulum, Pembinaan Kurtilas.

Ujian Nasional (UNKP dan UNBK) SMP 22-25 April 2019 secera serentak mengacu Pada Pos Un tahun Pelajaran 2018-2019 yang diterbitkan oleh BSNP. Jumlah SMP yang mengikuti Ujian Nasional berjumlah 322 sekolah dengan total peserta 44156 siswa dengan rincian sebanyak 199 sekolah UNBK dengan jumlah pesertanya  32130 sedangkan yang melaksanakan UNKP 123 sekolah debgan jumlah peserta 12026 siswa." Ungkap Kasie Kurikulum Dinas Pendidikan Kab Bandung. akmal-bdg