headhead> DULU DESA BUTA AKSARA , KINI BEREVOLUSI MENJELMA JADI DESA WISATA -->

DULU DESA BUTA AKSARA , KINI BEREVOLUSI MENJELMA JADI DESA WISATA

author

suara peradilan news

Share Post

@photoistimewa


Garut, SP-Jabar, pada tahun 2011 silam desa sukalilah dikenal dengan sebutan desa buta hurup  ironis sekali, namun lain dulu lain  dibawah  kepemimpinan Kepala Desa Yang Baru , Asep Haris, Spdi kini menjelma menjadi desa yang maju dalam semua pembangunan desanya.

Salah satu  bukti keberhasilan  desa sukalilah dalam melaksanakan pembangunan,kepala desa Sukalilah diundang bapak Presiden RI ke Istana negara pada tahun 2017,dan dijadikan desa terpadu dalam pembangunan dengan hadirnya  bapak mentri sosial pada waktu itu, menyerahkan bantuan RUTILAHU dan bantuan ternak , Juga launching  desa Caang  yang langsung dihadiri oleh bapak gubernur Jawa Barat pada waktu itu kang AHER.

saat berbicara dihadapan  media  Sabtu ( 23/3/2019 ) , Asep Haris , Spdi  memang dulu ada sebutan desa buta hurup ,sangat miris  memang , tapi itu menjadi salah satu motivasi  kita bangkit  , saya sebagai salah satu putra daerah dan sebagai kepala desa sangat terpacu bagaimana bisa merubah stigma negatif dan sebutan yang sudah terlanjur itu, Alhamdulilah  aparat pemerintahan desa ,para tokoh –tokoh dan masyarakat bahu membahu membangun baik itu infrastruktur,ekonomi,pendidikan  dan budayanya, bahkan kami sudah mencanangkan menuju desa wisata.

Kami berupaya menggali  berbagai  potensi yang ada , pada tahun 2018 dengan membuka sekolah volly  ball (  SKB Sukalilah berkah)bidang olahraga, pencanangan sholat berjamaah dan pengajian di setiap DKM , Produk Kopi Pelagio salah satu produk kopi lokal berkelas dunia kini menjadi identitas dan produk unggulan desa sukalilah, dan kini menjadi binaan Indonesia power.

Disela kesibukan mempersiapkan Readymic  antara kp cempaka pangokokan, Kades Sukalilah mengatakan kepada SP Jabar, Saya sudah Targetkan tahun 2019 semua jalan yang ada di desanya sudah tersentuh semua. Agar nanti siapapun kepala desanya  yang baru bisa fokus menjadikan desa Sukalilah menjadi  desa  wisata  terpadu serta lebih fokus  dibidang  pemberdayaan ekonomi, budaya dan pendidikan.

Disinggung soal   PILKADES yang akan datang , kepala desa sukalilah menjawab , semuanya saya  diserahkan kepada masyarakat, karena ditangan masyarakatlah  kedaulatan sebuah desa akan tercipta, karena tugas kepala desa hanya menjalankan amanah dari apa yang telah dimusyawarahkan ,dan diamanatkan di undang undang desa no 6 tahun 2014.

mengakhiri  wawancara  dengan SP- Jabar ,  kepala desa Sukalilah meminta  maaf  kepada masyarakat atas segala kekurangan selama ia menjabat, mudah mudahan kedepan sukalilah menjadi salah satu desa yang punya ajen,wibawa dan komara di kabupaten garut khususnya, tingkat nasional pada umumnya,pungkasnya ( Babang/SP-Jabar ).