headhead> Kemah Literasi Kabupaten Garut Bantu Wujudkan Garut Yang Literate -->

Kemah Literasi Kabupaten Garut Bantu Wujudkan Garut Yang Literate

author

suara peradilan news

Share Post
Photo : Ibu Lisnawati Kepala Dispusipda  Garut dalam pembukaan


Garut -SP Jabar, Sabtu (29/6), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Garut bersama Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM) Garut menggelar acara Kemah Literasi untuk pertama kalinya di Lapangan Gunung Batu Desa Mekarjaya Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut. Sebanyak 100 Pegiat Literasi dan Taman Baca Masyarakat (TBM) berkumpul mensukseskan acara yang dilaksanakan selama dua hari.

Rahmat selaku ketua pelaksana sampaikan pada wartawan , sekaligus pengelola TBM Sarang Lebah, mengharapkan dengan adanya kemah literasi ini bisa mempererat tali silaturahmi dan memupuk budaya baca sehingga tercipta masyarakat garut yang literate.

Sejalan dengan itu, Roni selaku ketua FTBM Garut menyatakan “Silaturahmi ini untuk membangun masyarakat cinta membaca yang lebih baik. Karena dari masyarakat untuk masyarakat, dari masyarakat untuk literasi. Kehadiran TBM salah satu jembatan untuk membudayakan membaca pada masyarakat, mendekatkan bahan bacaan (buku) kepada masyarakat di berbagai pelosok Garut.








Photo bersama peserta Kemah Literasi

Kemah Literasi ini di buka oleh Lisnawati selaku Kepala Dispusip Garut “Kemah literasi yang pertama ini diharapkan bisa menjadi ajang untuk membangun sinergisitas antar pegiat literasi yang ada di Kabupaten Garut serta menghasilkan gagasan dan ide-ide yang inovatif dalam membangun masyarakat yang literat. Ibu harap kemah literasi dapat diagendakan setiap tahunnya”.

Acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab dengan Ida Rahayu selaku Kabid Layanan Perpustakaan Dispusi Garut, secara renyah dan ringan menyampaikan materi tentang kebijakan perpustakaan. Antusias peserta semakin membuncah pada diskusi yang kedua dengan tema menyoal literasi dari berbagai sisi, panitia menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan diantaranya Darpan Aryawinangun selaku sastrawan, Atep Kurnia, Mang Yayat selaku FTBM Jawa Barat, Kang Zulfi selaku pendiri Penerbit Layung, Kang Deri selaku penyair sunda, Abah Erza pendiri sekaligus menejer grup band VOB dan Komaruzzaman selaku pengelola Perpustakakaan Umum Daerah Garut.( Yusni /SP-Jabar ).